Komitmen Organisasi : Tinjauan Teoritis atas Penyebab, Dampak, dan Adopsinya bagi Penelitian Relationship Marketing
November 15, 2007 1 Komentar
Konstrak komitmen organisasi telah berkembang secara pesat dalam disiplin ilmu psikologi, khususnya psikologi industri. Semakin kaburnya batas-batas disiplin ilmu pengetahuan, berdampak pada semakin meluasnya konstrak ini dipergunakan dalam disiplin ilmu lain, misalnya prilaku keorganisasian, manajemen sumberdaya manusia, maupun manajemen pemasaran. Pengukuran konstrak komitmen organisasi yang pertama dikenal adalah Organizational Commitment Questionaire (OCQ) dari Porter (1974) dan dikembangkan lebih lanjut oleh Allen dan Meyer (1990) menjadi tiga dimensi komitmen organisasi. Dalam disiplin manajemen pemasaran, konstrak komitmen organisasi lebih sering digunakan dalam penelitian-penelitian dengan tema relationship marketing, yaitu tema pemasaran yang menggeser paradigma lama pemasaran transaksional. Artikel ini bertujuan menggali pengetahuan khususnya berkaitan dengan penyebab (antecedents) dan dampak (consequences) dari komitmen organisasi dari disiplin ilmu psikologi industri dan perilaku organisasi atas konstrak ini. Selanjutnya secara khusus pengetahuan atas penyebab dan dampak tersebut akan menjadi panduan dalam penelitian-penelitian manajemen pemasaran khususnya dalam tema relationship marketing. Pertanyaan mendasar dan akan dicarikan jawaban dalam artikel ini adalah apa penyebab dan dampak dari komitmen organisasi, yang relevan dengan penelitian-penelitian relationship marketing.
Keyworlds : organizational commitment, affective commitment, continuence commitment, normative commitment, relationship marketing, metode penelitian bisnis.
Diterbitkan pada tahun 2002 Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 5 (2), 75-84.

good